When I'm 18 I'm gonna be famous
Everybody in my school is gonna be jealous
I'll be out shoppin' like there's no tomorrow
Be sittin' with my friends in my fancy limo
I'm gonna blast the music loud,
party ‘til the neighbors complain about the sound
I'm gonna go crazy
Do what I want ‘cause I'm the kind of girl who wants to have
Fun, fun, I wanna have fun, fun
When it's summer and school is out,
gonna drive my friends in the convertible around
Paparazzi will want pictures of me
‘cause they know how much they're worth since I'm a very big deal
They catch me hangin' out, hangin' with some boys
It ends up on the front page of the tabloids
I give the press a story to write about
and then they go and twist it, but I really had no doubt
When I'm 18 I'm gonna be famous
Everybody in my school is gonna be jealous
I'll be out shoppin' like there's no tomorrow
Be sittin' with my friends in my fancy limo
I'm gonna blast the music loud,
party ‘til the neighbors complain about the sound
I'm gonna go crazy
Do what I want ‘cause I'm the kind of girl who wants to have
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have fun
I can't wait for this dream to become a reality
I want people to see my special personality
They'll say I'm bubbly, but lazy and just a little crazy
They'll say I'm sweet and petite and a total treat
I'll be livin' the life of a superstar
Have people following me when I'm out in my car
When I'm 18 I'm gonna be famous
Everybody in my school is gonna be jealous
I'll be out shoppin' like there's no tomorrow
Be sittin' with my friends in my fancy limo
I'm gonna blast the music loud,
party ‘til the neighbors complain about the sound
I'm gonna go crazy
Do what I want ‘cause I'm the kind of girl who wants to have
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have (Shout outs to Orange County)
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have (On the beach!)
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have (In the sand!)
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have fun (When I'm 18!)
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have
Fun, fun, I wanna have fun, fun, I'm gonna have
Minggu, 31 Juli 2011
Jumat, 29 Juli 2011
Sejarah Westlife
Sejarah Singkat Terbentuknya Westlife
Cerita tentang westlife berawal pada tahun 1996 di Sligo, sebuah kota kecil di sebelah utara Irlandia. Tiga orang remaja, Shane Filan, Kian Egan, dan Mark Feehily yang sering aktif dalam kegiatan teater di Ummerhill College. Ketiga orang remaja tersebut mendapat peran utama dalam sebuah drama Grease dan penampilan mereka itu menjadi batu loncatan yang besar. Pada suatu malam setelah pertunjukan, ketika mereka latihan vocal sambil bercanda, tiba-tiba Mary McDonagh mendekati mereka dan berkata "saya ingin kalian membentuk sebuah band". Setelah itu mereka mulai membawakan lagu-lagunya "take that", sebuah band yang mega populer di pertengahan tahun 90-an. Ketika mau diberi nama, Mary memberikan sebuah nama yang sangat aneh yaitu "6 As 1" (Kian, Shane, Mark dan 3 orang penyanyi muda lainnya). Awal tahun 1997, mereka berenam mulai tampil di teater-teater di Sligo dan banyak orang yang langsung ngefans dengan grup baru ini.
6 As 1 Menjadi IOU
fans-fans mereka di Sligo terus bertambah. Pada bulan agustus 1997, 6 As 1 tampil dengan membawakan lagu-lagunya boyzone dan backstreet boys dihadapan lebih dari 500 orang. Tapi mereka punya satu keluhan yaitu tidak menyukai nama band-nya. Jadi mereka memutuskan untuk mengganti nama grup band mereka menjadi IOU. IOU kemudian merekam sebuah single yang berjudul "to get a girl forever". Sebuah acara berita TV lokal menayangkan acara tersebut dan ternyata penampilan mereka itu menarik perhatian Louis Walsh, manager dari grup band pop yang paling sukses di Eropa, Boyzone.
Tampil Bersama BSB (Backstreet Boys)
kesempatan untuk menjadi band pembuka konser BSB merupakan kejutan yang besar untuk IOU. Fans BSB sebanyak 9500 orang ternyata puas dengan penampilan IOU. Sayangnya ada satu masalah, walaupun IOU sudah bagus namun suara Shane, Kian dan Mark tidak terlalu cocok dengan ketiga anggota lainnya. Oleh karena itu, terpaksa dilakukan beberapa perubahan.
Ganti Lagi Menjadi Westside
setelah keputusan untuk memecah IOU, maka Shane, Kian dan Mark tampil sebagai trio. Tapi ternyata masih ada yang kurang dari suara mereka bertiga. Mereka merasa perlu ada vocal tambahan agar suara mereka benar-benar harmonis. Maka diadakan audisi di Dublin, Irlandia untuk mencari anggota keempat. Ratusan penyanyi muda yang antusias ikut dalam audisi tersebut, termasuk diantaranya Nicky Byrne dan Bryan McFadden. Nicky dan Bryan pun sebenarnya sudah lama berteman. Mereka berdua sering bermimpi menjadi anggota grup band sejak mereka masih anak-anak. Mereka berharap keduanya bisa terpilih, tapi yang dicari cuma satu orang saja. Namun keberuntungan ternyata memihak kepada Nicky dan Bryan, akhirnya Nicky dan Bryan pun menjadi anggota baru grup IOU. Untuk memulai langkah yang baru, mereka mengganti nama band mereka untuk ketiga kalinya. Nama band mereka adalah Westside (yang merupakan sebuah penghargaan terhadap Sligo, kampung halaman Shane, Kian dan Mark yang terletak di Westside-nya Irlandia)
Akhirnya Menjadi Westlife
kehidupan Shane, Kian, Mark, Bryan, dan Nicky sebagai Westside ternyata tidak berlangsung lama. Karena nama Westside sudah menjadi nama grup band lain, oleh karena itu kelima cowok keren ini terpaksa mengganti nama grup band mereka untuk keempat kalinya. Kali ini mereka memilih nama Westlife. Pada bulan juli 1998, Westlife mulai tampil keliling Inggris bersama Boyzone dan pada bulan oktober, mereka menerima penghargaan dari majalah Smash Hits Award sebagai "Best New Tour Act". Pada tanggal 19 april 1999, single mereka yang berjudul "swear it again" menjadi best seller. Dengan di rilisnya single kedua "if i let you go", Westlife berhasil menjadi boy band pertama yang kedua single-nya menduduki posisi puncak di tangga lagu Inggris. Tapi mereka tidak puas sampai disitu. Single ketiga, keempat dan kelima juga berhasil duduk di peringkat pertama tangga lagu Inggris dan merupakan sebuah kesuksesan besar yang tidak pernah dirasakan grup band manapun di Inggris.
6 As 1 Menjadi IOU
fans-fans mereka di Sligo terus bertambah. Pada bulan agustus 1997, 6 As 1 tampil dengan membawakan lagu-lagunya boyzone dan backstreet boys dihadapan lebih dari 500 orang. Tapi mereka punya satu keluhan yaitu tidak menyukai nama band-nya. Jadi mereka memutuskan untuk mengganti nama grup band mereka menjadi IOU. IOU kemudian merekam sebuah single yang berjudul "to get a girl forever". Sebuah acara berita TV lokal menayangkan acara tersebut dan ternyata penampilan mereka itu menarik perhatian Louis Walsh, manager dari grup band pop yang paling sukses di Eropa, Boyzone.
Tampil Bersama BSB (Backstreet Boys)
kesempatan untuk menjadi band pembuka konser BSB merupakan kejutan yang besar untuk IOU. Fans BSB sebanyak 9500 orang ternyata puas dengan penampilan IOU. Sayangnya ada satu masalah, walaupun IOU sudah bagus namun suara Shane, Kian dan Mark tidak terlalu cocok dengan ketiga anggota lainnya. Oleh karena itu, terpaksa dilakukan beberapa perubahan.
Ganti Lagi Menjadi Westside
setelah keputusan untuk memecah IOU, maka Shane, Kian dan Mark tampil sebagai trio. Tapi ternyata masih ada yang kurang dari suara mereka bertiga. Mereka merasa perlu ada vocal tambahan agar suara mereka benar-benar harmonis. Maka diadakan audisi di Dublin, Irlandia untuk mencari anggota keempat. Ratusan penyanyi muda yang antusias ikut dalam audisi tersebut, termasuk diantaranya Nicky Byrne dan Bryan McFadden. Nicky dan Bryan pun sebenarnya sudah lama berteman. Mereka berdua sering bermimpi menjadi anggota grup band sejak mereka masih anak-anak. Mereka berharap keduanya bisa terpilih, tapi yang dicari cuma satu orang saja. Namun keberuntungan ternyata memihak kepada Nicky dan Bryan, akhirnya Nicky dan Bryan pun menjadi anggota baru grup IOU. Untuk memulai langkah yang baru, mereka mengganti nama band mereka untuk ketiga kalinya. Nama band mereka adalah Westside (yang merupakan sebuah penghargaan terhadap Sligo, kampung halaman Shane, Kian dan Mark yang terletak di Westside-nya Irlandia)
Akhirnya Menjadi Westlife
kehidupan Shane, Kian, Mark, Bryan, dan Nicky sebagai Westside ternyata tidak berlangsung lama. Karena nama Westside sudah menjadi nama grup band lain, oleh karena itu kelima cowok keren ini terpaksa mengganti nama grup band mereka untuk keempat kalinya. Kali ini mereka memilih nama Westlife. Pada bulan juli 1998, Westlife mulai tampil keliling Inggris bersama Boyzone dan pada bulan oktober, mereka menerima penghargaan dari majalah Smash Hits Award sebagai "Best New Tour Act". Pada tanggal 19 april 1999, single mereka yang berjudul "swear it again" menjadi best seller. Dengan di rilisnya single kedua "if i let you go", Westlife berhasil menjadi boy band pertama yang kedua single-nya menduduki posisi puncak di tangga lagu Inggris. Tapi mereka tidak puas sampai disitu. Single ketiga, keempat dan kelima juga berhasil duduk di peringkat pertama tangga lagu Inggris dan merupakan sebuah kesuksesan besar yang tidak pernah dirasakan grup band manapun di Inggris.
Westlife
Westlife adalah sebuah grup musik dari Irlandia yang beranggotakan Shane Filan,Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily. Satu anggota lainnya, Bryan McFadden, keluar pada 9 Maret 2004 agar dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk kehidupan keluarganya dengan mantan anggota Atomic Kitten, Kerry Katona, meski mereka kemudian berpisah dan dia mengganti ejaan nama depannya menjadi 'Brian'.
Band ini terbukti sukses di Irlandia dan Britania Raya, dengan keberhasilannya mencetak 13 single nomor satu antara tahun 1999 dan 2005, antara lain:
- "Swear It Again" (1999)
- "If I Let You Go" (1999)
- "Flying Without Wings", dengan BoA (dimuat di lagu tema film Pokémon 2000) (1999)
- "I Have a Dream"/"Seasons In The Sun" (cover dari ABBA dan Terry Jacks) (1999)
- "Fool Again" (2000)
- "Against All Odds (Take A Look At Me Now)" (duet dengan Mariah Carey) (cover dari Phil Collins) (2000)
- "My Love" (2000)
- "Uptown Girl" (cover dari Billy Joel) (2001)
- "Queen Of My Heart" (2001)
- "World of Our Own" (2002)
- "Unbreakable" (2002)
- "Mandy" (cover dari Barry Manilow) (2003)
- "You Raise Me Up" (2005)
Tidak semua single yang mereka buat mencapai peringkat pertama di tangga lagu Britania Raya:
- "What Makes a Man" (2000) #2
- "Bop Bop Baby" (2002) #5
- "Tonight/Miss You Nights" (2003) #3
- "Hey Whatever" (2003) #4
- "Obvious" (2004) #3
Westlife juga empat kali berturut-turut memenangkan penghargaan "Record of the Year" ITV dengan single mereka "Flying Without Wings", "My Love", "Mandy", dan "You Raise Me Up".
Westlife tidak berhasil menembus industri permusikan di Amerika Serikat, walaupun single perdana mereka, "Swear it Again", pada waktu itu cukup populer di radio dan MTV AS. Pada acara MTV TRL, video klip "Swear it Again" pernah diminta beberapa kali, dan masuk pada chart "hot 100" di salah satu majalah di AS (Billboard Magazine) edisi musim panas di urutan ke-20.
Hingga kini mereka belum berhasil meraih kesuksesan serupa di AS. Album debut mereka gagal setelah dirilis pada 2000 dan itulah satu-satunya album mereka yang dirilis di sana. Hal tersebut tidak berarti tidak ada perkembangan fans Westlife di sana. Band ini juga sangat terkenal di Asia, Eropa, Australia, dan beberapa negara di Amerika selain AS.
Seperti boyband lainnya, album-album mereka ditujukan kepada para remaja perempuan, walaupun ada juga fan mereka yang pria (kurang lebih sebesar 20% fan dari Westlife adalah pria). Beberapa kali Westlife pernah tampil di beberapa tempat komunitas gay. Pada tanggal 19 Agustus 2005 salah satu anggota band mereka, Mark Feehily, menyatakan dirinya seorang gay kepada publik serta keberadaannya menjalin hubungan dengan seorang mantan anggota grup musik V bernama Kevin McDaid.
[sunting]Diskografi
- 1999 "Westlife" #2 Britania, #129 AS
- 2000 "Coast to Coast" #1 Britania
- 2001 "World of Our Own" #1 Britania
- 2002 "Unbreakable" #1 Britania
- 2003 "Turnaround" #1 Britania
- 2004 "Allow Us To Be Frank" #3 Britania
- 2005 "Face To Face" #1 Britania
- 2006 "The Love Album" #1 Britania
- 2007 "Back Home" #1 Britania
- 2009 "Where We Are"
- 2010 "Gravity"
[sunting]
Westlife
Westlife adalah sebuah grup musik dari Irlandia yang beranggotakan Shane Filan,Kian Egan, Nicky Byrne, dan Mark Feehily. Satu anggota lainnya, Bryan McFadden, keluar pada 9 Maret 2004 agar dapat meluangkan lebih banyak waktu untuk kehidupan keluarganya dengan mantan anggota Atomic Kitten, Kerry Katona, meski mereka kemudian berpisah dan dia mengganti ejaan nama depannya menjadi 'Brian'.
Band ini terbukti sukses di Irlandia dan Britania Raya, dengan keberhasilannya mencetak 13 single nomor satu antara tahun 1999 dan 2005, antara lain:
- "Swear It Again" (1999)
- "If I Let You Go" (1999)
- "Flying Without Wings", dengan BoA (dimuat di lagu tema film Pokémon 2000) (1999)
- "I Have a Dream"/"Seasons In The Sun" (cover dari ABBA dan Terry Jacks) (1999)
- "Fool Again" (2000)
- "Against All Odds (Take A Look At Me Now)" (duet dengan Mariah Carey) (cover dari Phil Collins) (2000)
- "My Love" (2000)
- "Uptown Girl" (cover dari Billy Joel) (2001)
- "Queen Of My Heart" (2001)
- "World of Our Own" (2002)
- "Unbreakable" (2002)
- "Mandy" (cover dari Barry Manilow) (2003)
- "You Raise Me Up" (2005)
Tidak semua single yang mereka buat mencapai peringkat pertama di tangga lagu Britania Raya:
- "What Makes a Man" (2000) #2
- "Bop Bop Baby" (2002) #5
- "Tonight/Miss You Nights" (2003) #3
- "Hey Whatever" (2003) #4
- "Obvious" (2004) #3
Westlife juga empat kali berturut-turut memenangkan penghargaan "Record of the Year" ITV dengan single mereka "Flying Without Wings", "My Love", "Mandy", dan "You Raise Me Up".
Westlife tidak berhasil menembus industri permusikan di Amerika Serikat, walaupun single perdana mereka, "Swear it Again", pada waktu itu cukup populer di radio dan MTV AS. Pada acara MTV TRL, video klip "Swear it Again" pernah diminta beberapa kali, dan masuk pada chart "hot 100" di salah satu majalah di AS (Billboard Magazine) edisi musim panas di urutan ke-20.
Hingga kini mereka belum berhasil meraih kesuksesan serupa di AS. Album debut mereka gagal setelah dirilis pada 2000 dan itulah satu-satunya album mereka yang dirilis di sana. Hal tersebut tidak berarti tidak ada perkembangan fans Westlife di sana. Band ini juga sangat terkenal di Asia, Eropa, Australia, dan beberapa negara di Amerika selain AS.
Seperti boyband lainnya, album-album mereka ditujukan kepada para remaja perempuan, walaupun ada juga fan mereka yang pria (kurang lebih sebesar 20% fan dari Westlife adalah pria). Beberapa kali Westlife pernah tampil di beberapa tempat komunitas gay. Pada tanggal 19 Agustus 2005 salah satu anggota band mereka, Mark Feehily, menyatakan dirinya seorang gay kepada publik serta keberadaannya menjalin hubungan dengan seorang mantan anggota grup musik V bernama Kevin McDaid.
[sunting]Diskografi
- 1999 "Westlife" #2 Britania, #129 AS
- 2000 "Coast to Coast" #1 Britania
- 2001 "World of Our Own" #1 Britania
- 2002 "Unbreakable" #1 Britania
- 2003 "Turnaround" #1 Britania
- 2004 "Allow Us To Be Frank" #3 Britania
- 2005 "Face To Face" #1 Britania
- 2006 "The Love Album" #1 Britania
- 2007 "Back Home" #1 Britania
- 2009 "Where We Are"
- 2010 "Gravity"
[sunting]
Meeghan Henry
Meeghan Henry Tirtasaputra: Remaja Indonesia yang Menembus Pasar Musik AS
Bernyanyi adalah hobinya sejak duduk di sekolah dasar. Menghibur setiap orang adalah cita-citanya. Meeghan Henry Tirtasaputra, remaja kelahiran Jakarta 7 Januari 1995, mulai belajar menyanyi di Vocal Power Academy di Los Angeles, California, Amerika Serikat, sejak usia 7 tahun. Ia berusia 4 tahun saat hijrah beserta keluarganya ke Los Angeles.Sejak kecil ia senang bernyanyi dan mengikuti kompetisi. Meeghan aktif bernyanyi di acara sekolah, tampil untuk acara-acara di kotanya dan rajin mengikuti kompetisi. Walaupun aktif bernyanyi, ia juga tetap fokus pada sekolahnya. Ia memutuskan konsentrasi pada dunia entertainment dan memilih sekolah performing arts yang sangat mendukung hobinya.“Saya dipilih menjadi Class President di angkatan saya,” kata remaja yang profilnya juga dimuat di majalah musik KidsLA, Los Angeles ini
Supaya penampilannya lebih pede, ia dimasukkan ke John Robert Power, sebuah lembaga pendidikan yang mengajarkan kepribadian. Di sana, bakat akting, dance, dan runway walknya mulai terasah.
Berbekal bakatnya, Meeghan mengikuti beragam kompetisi, seperti model, cheerleader, dan tentu saja menyanyi. Penghargaan yang pernah diraih Meeghan antara lain, Juara II Child Model of the Year (2002), Hawaiian Tropic Best Child Model (2003), Cheerleader of the Year (2003), Little Miss San Dimas (2004), Juara II Youth Vocal Soloist City of Covina (2004), Academic Achievement Awards on Elementary Graduation, Juara I Teen Talent Show Winner, City of San Dimas (2006) dan menjadi Perwakilan murid SMP pada upacara pengambilan sumpah Dewan Pendidikan Los Angeles. Ia lalu memilih musik untuk masa depannya. “Saya merasa bisa menyalurkan isi hati,” katanya.
Setamat SD, Meeghan melanjutkan sekolah bidang seni di Milikan Middle School of Performing Arts. Bakat menyanyi Meeghan makin mumpuni karena banyak diminta menyanyi di acara sekolah dan kegiatan di kota tempat tinggalnya. Ia terpilih menyanyi pada upacara pengambilan sumpah Dewan Pendidikan Los Angeles.
Orang tuanya, Djie Sing Tjwan dan ibunya Christina Endang Pratiknjo yang asli Surabaya, memilih sekolah menengah atas yang mendukung bakat putrinya. Meeghan masuk jurusan vokal di Los Angeles High School of Art. Sekolah ini banyak mencetak penyanyi terkenal, seperti Josh Groban dan Fergie dari Black Eye Peas.
Meeghan sangat menyukai menyanyi dan berakting. Menurutnya apa yang ia lakukan bukanlah pekerjaan, melainkan hobi. Karena itulah ia tidak pernah bosan dengan dunia ini. Di dunia tarik suara, Meeghan mencoba fokus pada aliran pop dengan sedikit warna R&B dan mencoba mengikuti jejak Michael Jackson, LeAnn Rhymes dan Miley Cyrus. Tak hanya bernyanyi, ia juga terlihat dalam dunia hiburan lainnya antara lain membintangi beberapa iklan, mengisi acara televisi hingga film.
Selain itu ia juga menuliskan sendiri lirik lagu-lagu yang dibawakan. “Saya menulis lagu berdasarkan pengalaman hidup dan teman-teman di sekitar. Saya ingin bisa menyuarakan kehidupan saya melalui lagu yang saya tulis dan saya para pendengar dapat mengerti maksud saya.” Walaupun nama Meeghan Henry belum melejit dalam dunia musik internasional, namun suara emas yang ia miliki telah memberi warna tersendiri pada industri musik Amerika.
Karir Meeghan dimulai ketika Ronnie King melihat bakatnya di California Sound Studios dan mengajak Meeghan untuk tekan kontrak dengan Wright Records Inc., sebuah label independen. Ronnie King merupakan produser sekaligus keyboardist terkenal yang telah bekerjasama dengan bintang-bintang besar seperti Mariah Carey, Tupac Shakur, dan Snoop Dogg. King mengagumi suara dan kemampuan Meeghan menulis dan mengaransemen lagu. Meeghan pun tak mau melewatkan kesempatan ini dan memutuskan untuk bergabung. Meeghan mengambil jalur musik pop dengan sentuhan R&B dan hip-hop.
Pada 20 Februari lalu, setelah melakukan rangkaian lima konser awal di berbagai tempat, Meeghan menuntaskannya dengan konser gemilang di Saban Theatre, Beverly Hills, California, bersama musisi Amerika kenamaan, Colby O. Donis. Lagu-lagu Meeghan menyasar kaum remaja Amerika Serikat, meski ia pernah menyanyikan lagu bertajuk anak kecil, seperti Spooky dan Best Friends Forever. Dalam albumnya, Meeghan tak mengikutkan lagu-lagu bertema anak kecil dan Disney. “Saya tidak mau masuk ke situ,” ujarnya.
Beberapa lagu dalam album perdana Meeghan di antaranya In the Moment, I Wanna Say Yes,dan Make You Mine. Lagu-lagu tersebut menggambarkan hasrat dunia anak muda yang penuh warna, dinamis, dan ceria. Dari 12 lagu yang masuk rekaman, 10 lagu diciptakan sendiri. Inspirasi Meeghan berasal dari pengalaman pribadi, keluarga, teman, maupun imajinasinya. “Saya puas dengan lagu-lagu ciptaan saya sendiri,” katanya.
Manajer Meeghan, Ryan Smith, masih belum mau mengungkapkan kepada publik soal judul album, “Mungkin akan diberi judul “Meeghan”, tapi kita lihat saja nanti,” kata Ryan.
Meski masih belia, Meeghan tak dilarang berkarier secara profesional. Ia mengatakan di Negeri Abang Sam tak ada larangan untuk berkarier bagi anak seusianya. “Kecuali kalau masuk Disney dan Nickelodeon.”
Meeghan cepat dikenal karena rambutnya yang hitam dan panjang hingga sepinggang. Itu berbeda dengan gaya rambut selebritas Amerika. “Kalau sama seperti yang lain, tidak banyak peminat,” ia beralasan. Meeghan sengaja merawat rambutnya sejak kecil. “Saya orang Indonesia tidak mau seperti selebritas Amerika.”
Apa kunci sukses Meeghan? Ia mengutip pepatah lama: kegagalan bukan akhir, melainkan awal keberhasilan. “Sayang, banyak orang yang menyerah ketika gagal,” tuturnya. Jika sebuah usaha dilakukan ajek dan terfokus, Meeghan yakin keberhasilan akan segera direngkuh.
Ia mengakui kesibukan di dunia tarik suara mengganggu pelajaran sekolah. Karena itu, Meeghan kerap membawa tugas sekolahnya saat rekaman, yang bisa menghabiskan waktu beberapa hari. Namun ia tetap menikmati sekolah dan kariernya itu. “Saya belum berpikir mau homeschool,” ujarnya.
Di saat senggang, Meeghan mengisi waktu dengan mengarang lagu dan bermain piano. Ia juga suka mengarang cerita, yang sudah dikerjakan sampai 100 halaman.
Tinggal di negeri orang tentu kerap membikin kangen pada negeri sendiri. Tiga tahun terakhir, Meeghan kerap berkunjung ke Indonesia. “Banyak keluarga di sini,” ia berucap. Selain itu, ia suka kangen makanan Indonesia. Meeghan mengacungkan jempol untuk makanan negerinya ini. Nafsu makannya tak bisa dibendung ketika melihat sate dan bakmi.
Langganan:
Komentar (Atom)